Halaman

Senin, 08 Januari 2018

Tugas Bu.Dita Citta


1. Apa itu bios??  



     BIOS adalah singkatan dari Basic Input Output System. merupakan suatu software (ditulis dalam bahasa assembly) yang mengatur fungsi dasar dari perangkat keras (hardware) komputer. BIOS tertanam dalam sebuah chip memory (ROM ataupun Flash Memory berbahan Comlpimentari Metal Oxide Semiconductor (CMOS) yang terdapat pada motherboard. Sebuah baterai yang biasa disebut sebagai baterai CMOS berfungsi untuk menjaga agar tanggal dan settingan lainnya yang telah kita set pada BIOS tidak hilang atau kembali ke konfigurasi awal meskipun komputer dimatikan.




2.Booting Adalah....?
      

Booting adalah proses persiapan sistem operasike dalam memori komputer. Dalam pengertian yang lain, booting adalah proses membaca seluruh hardware sampai dengan kondisi komputer siap untuk digunakan. Saat pertama kali menyalakan komputer maka sistem operasi akan membaca seluruh hardware yang terpasang pada sebuah komputer. Proses booting terbagi menjadi dua jenis, yaitu Cold Booting dan Warm Booting. Cold Booting adalah proses booting yang dilakukan pada keadaan komputer mati dengan cara menekan tombol power. Sedangkan, Warm Booting adalah proses booting yang dilakukan pada waktu komputer dalam keadaan hidup. Biasanya dilakukan dengan cara menekan tombol Reset pada komputer dikombinasikan tombol Ctrl, Alt, dan Del pada keyboard secara bersamaan.


3.Apa Fungsi dari F2 Delete.....?


    F2 = Merubah nama file
Shift + F2 = Salin Teks
CTRL + F2 = perintah Print preview (MS Word)
ALT + Shift + F2 = perintah Simpan (MS Word)
CTRL + ALT + F2 = perintah Buka (MS Word)

     

4.Cara Membuat Flashdisk,Hardisk Menjadi Bootable.

      Ada beberapa cara yang bisa kita pakai pada saat menginstall OS di sebuah laptop/komputer, salah satunya yang sudah sering dipakai dan paling mudah yaitu dengan menggunakan sebuah flashdisk. Dengan menggunakan sebuah flashdisk kita mendapatkan beberapa keuntungan, seperti tidak usah membeli kaset yang berisi data untuk install OS, dan bisa digunakan pada laptop yang tidak memiliki CD/DVD ROM.

Cara Membuat Flashdisk Menjadi Bootable Untuk Install OS
Agar flashdisk bisa digunakan sebagai media untuk install ulang OS, kita harus menjadikan flashdisk tersebut menjadi bootable. Mengapa harus dijadikan bootable?, jawabannya sangat sederhana yaitu agar flashdisk bisa diboot dengan baik oleh sistem. Selain itu kita juga harus memiliki file installan OS nya, saya sarankan filenya memiliki ekstensi .iso.

Cara Membuat Flashdisk Menjadi Bootable Untuk Install OS

Pada tutorial kali ini saya akan menggunakan software yang bernama Rufus. Ini dikarenakan software tersebut terbukti cepat daripada software lainnya seperti Unetbootin dan Universal USB Installer.

Cara Membuat Flashdisk Menjadi Bootable Untuk Install OS

Sebelum menuju ke langkah-langkahnya, anda bisa mendownload file-file yang diperlukan terlebih dahulu di bawah ini. 

Rufus

Untuk mendownload software Rufus, anda bisa menuju website resminya dengan link di bawah ini.

Kemudian klik pada link downloadnya yang berada tepat di bawah tulisan Unduh.

Cara Membuat Flashdisk Menjadi Bootable Untuk Install OS


File installan OS (Windows, Linux, dll)

Maaf kami tidak menyediakan link untuk yang satu ini, anda bisa mendapatkan file installan OS di web yang lain atau bisa mendownloadnya melalui torrent.

Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat flashdisk menjadi bootable.

1. Masukkan flashdisk ke USB port, dan buka software Rufus, jika ada dialog UAC klik saja pada Yes.

2. Pada kolom Device pilih pada flashdisk yang ingin dijadikan bootable, ganti Create a bootable disk using menjadi ISO Image. Kemudian klik pada ikon kaset yang berada tepat di samping ISO Image.
Cara Membuat Flashdisk Menjadi Bootable Untuk Install OS

3. Kemudian cari dan pilih pada file installan OSnya, pada tutorial ini saya menggunakan image Windows XP. Jika sudah klik pada Open.
Cara Membuat Flashdisk Menjadi Bootable Untuk Install OS

4. Lalu, klik pada Start.
Cara Membuat Flashdisk Menjadi Bootable Untuk Install OS

5. Jika ada dialog seperti ini klik saja pada OK.
Cara Membuat Flashdisk Menjadi Bootable Untuk Install OS

6. Tunggu sejenak pada saat proses pengisian data ke flashdisk, jika bar yang berwarna hijau sudah penuh maka anda sudah bisa mengclose window Rufus dan meng-eject lalu mencabut flashdisk tersebut.

Anda sudah bisa menginstall OS dengan flashdisk tersebut pada komputer/laptop. Pada tutorial ini saya menggunakan Rufus versi 2.2, karena pada saat menggunakan versi terbaru (2.3) flashdisk saya malah tidak terbaca pada Rufusnya





Cara membuat Harddisk External menjadi Bootable USB untuk install Windows


        Halo gan, udah lama banget ane ga posting dan berbagi pengalaman, hehe. Kali ini ane mau nge-share pengalaman ane tentang Cara Install Windows dari Harddisk External. Mungkin cara ini udah dikasih tau sama beberapa situs, tapi gaada salahnya bagi ane untuk berbagi kepada pengunjung blog ane ini. Oke deh, mungkin kita mulai tata caranya

          Untuk install windows dari harddisk external, silahkan siapkan hal hal berikut ini gan :

  • Harddisk External
  • File Image (ISO) dari Windows yang mau digunakan
  • Laptop/ Komputer
  • Kopi.... (ini ga terlalu penting kali ya)
  1.  Oke, kita masuk ke LANGKAH PERTAMA :
  •  Setelah kita persiapkan hal hal yang ada diatas, ada baiknya kalo antivirus / Windows Defender nya itu matiin dulu (recommended) bagi harddisk nya terdapat banyak crack. Karena crack itu bersifat virus dan pasti bakalan langsung keapus sama antivirusnya.

  • Pastiin kalo harddisk ente itu ada space minimal 5 – 10 Gb untuk penempatan File Image Windows yang akan dipakai. Recommended 10Gb
  • Abis harddisk nya di colokkk silahkan buka Control Panel > Administrative Tools


 

  •  Lalu buka Computer Management



  • Kalo udah kebuka, pilih menu Disk Management yang ada di toolbar kiri. Contoh dibawah ini

 

  • Karena ane make harddisk yang merknya Toshiba, maka yang akan kedetek itu Wibi Toshiba pada bagian Disk 1

  • Langung Klik Kanan pada Harddisk yang mau dijadiin bootable lalu klik Shrink Volume. Contoh gambar dibawah ini gan :

 

  • Setelah loading selesai maka akan muncul jendela langsung klik Next aja sampe keluar jendela seperti ini gan :

 

  • Masukan berapa total kapasitas harddisk yang akan di Shrink / partisi pada bagian Enter the amount of space to shrink in MB. Kalo ane mendingan cari aman aja, jadinya ane masukin 10Gb, daripada nanti kalo kurang ane nya musti bolak balik lagi, wakkakaka. Jadi ane setuju untuk masukin 10000 (dalam MB) seperti pada gambar sebelumnya

  • Klik tombol “Shrink” dan proses akan segera dimulai

  • Andaikan udah selesai, nanti ada bagian partisi yang kita “Shrink” / partisi tadi, seperti gambar dibawah ini :




  •  Langkah selanjutnya kita akan membuat partisi menjadi aktif dengan cara klik kanan > New Simple Volume

 

  • Nanti akan keluar jendela seperti yang ane kasih dibawah ini.


  • Next terus sampe keluar bagian jendela seperti dibawah ini. Dan pilih bagian File System – nya dari FAT32menjadi NTFS. Next lagi dan Finish

 

  • Setelah agan klik finish, maka Disk Management akan bekerja untuk proses pembuatan partisi. Tunggu sampai selesai dan hasilnya akan jadi seperti ini gan

 

  •  Santai gan belom kelar sampe sini nih, hahaha. Langkah selanjutnya kita akan membuat partisi yang kita buat tadi menjadi “Active”. Dengan cara Klik kanan > Mark this Partition as Active



  • Andaikan udah, nanti hasil partisi yang kita buat lagi akan jadi seperti ini gan. Akan ada tambahan kalimat “Healthy (Active, Primary Partition)" bisa dibandingkan dengan gambar sebelumnya



      2. Oke deh kelar untuk Langkah Pertama gan. Sekarang kita masuk ke Langkah Kedua :



  • Langkah kedua mungkin lebih dari simple ya gan, soalnya kita cuman masukin file yang ada dalam Image windows tersebut ke partisi yang sudah kita buat. Untuk mounting File Image bisa menggunakan software Daemon Tools, Ultra ISO, Power ISO, dll.

  • Setelah copy file yang ada di File Image Windows yang mau kita gunakan, ubah file/ rename “bootmgr” menjadi “NTLDR” seperti 2 gambar yang ada dibawah ini gan. File yang kita ubah adalah “bootmgr” bukan “bootmgr.efi” ane gatau deh yang bakalan kejadian seperti apa, hahahhaa. Lihat contoh 2 gambar yang ada dibawah ini gan


Nah yang ini sesudah dirubah gan



        Udah deh kelar... Simple tapi memuaskan gan, hahaha. Sekarang harddisk ente udah siap untuk dijadikan Bootable External Harddisk. Untuk cara boot nya menggunakan harddisk juga simple. Ikutin langkah langkah dibawah ini gan

1.   Masuk sistem BIOS (restart dulu, tapi dengan kondisi harddisk masih kita colok)
2.    Pilih menu Boot
3.    Setting Boot Priority
4.    Pilih Harddisk external yang ente gunakan. Sesuaikan dengan nama harddisk ente yang kedetek di sistem. Kalo ane “Wibi Toshiba” gatau kalo ente apaan, wakakkakaa
5.    Save settings & exit
6.    Boot seperti biasa, andaikan nanti ga keluar otomatis, coba pencet boot mode, biasanya setiap laptop boot modenya beda beda. Seperti Asus itu klik tombol Escdan Acer menggunakan F12

Oke deh gan, mungkin itu aja yang bisa ane share ke ente, andaikan ente suka dengan postingan ini, silahkan klik tombol +1 dibawah untuk dibagikan ke google. Terimakasih udah mau berkunjung ke blog ane yang sederhana ini, semoga bisa membantu ente

     

5.Pengertian Bootable...?


      Bootable merupakan sebuah fasilitas yang ada pada setiap sistem operasi, dimana ditempatkan pada media penyimpanan yang berupa flashdisk, CD/DVD ROM atau media penyimpanan lainnya. Mengapa dinamakan dengan bootable? Karena sistem operasi akan melalui first boot menggunakan sebuah media penyimpanan. Booting yang dilakukan harus melalui tahapan-tahapan yang benar, misalnya saat akan mengatur pengaturan pada BIOS. Pada 
BIOS tentunya harus ditentukan sesuai dengan media apa yang akan digunakan nantinya, apakah itu Harddisk, CD/DVD ROM, Flashdisk atau media penyimpanan lainnya. Pengaturan seperti itu dapat dilakukan pada menu boot kemudian set boot order setelah itu tinggal atur first boot atau booting awal.


6.Pengertian VIrtual box...

    Virtualbox adalah software gratis milik Oracle yang fungsi utamanya adalah mem-visualisasi-kan sebuah atau banyak Sistem Operasi (OS) di dalam Sistem Operasi utama kita.Jadi sobat tidak perlu punya banyak komputer untuk memakai atau menguji beberapa Sistem Operasi.Misalnya: OS utama sobat adalah Windows 8 namun sobat juga ingin merasakan OS lain yang di perkenalkan teman, ‘Linux Mint’. Maka sobat bisa menggunakan Virtualbox ini untuk menjalankan Linux mint tersebut tentunya dalam mode virtual alias simulasi. untuk lebih lengkapnya inilah fungsi fungsi virtualbox
  7.Fungsi virtual Box
  1. Mencoba operating system yang berbeda dengan operating system utama
  2. Mencoba operating system yang baru rilis atau masih dalam tahap uji
  3. Mencoba untuk membuat sebuah simulasi jaringan dan
  4. Mungkin juga untuk mencoba simulasi menguji sebuah security, entah itu OS ataupun website


8.VHD Adalah.....?

     VHD merupakan file gambar Harddisk yang digunakan oleh Microsoft Windows Virtual PC, menyimpan data dalam file tunggal yang bertindak sebagai harddisk individu.VHD dapat digunakan untuk menginstal beberapa sistem operasi pada satu komputer, program perangkat lunak uji coba, atau menjalankan aplikasi yang lebih tua.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KOMPONEN-KOMPONEN KOMPUTER 1. Motherboard Secara sederhana,  motherboard  atau biasa disebut dengan Mainboard, Baseboard adalah Papan...